Jumat, 09 November 2018

Sapa yang telah hilang

Waktu semakin jauh berlalu dari ku..
Orang-orang silih berganti datang dan pergi dari hidupku..
Dulu mereka adalah orang-orang yang selalu berucap untuk sekedar meredakan sedihku..
Mereka berujar "Takkan Pernah Berlalu"
Namun kini bayang merekapun tak berani untuk ku sentuh..
Mereka berlalu dan menjauh..
Kini sekedar berbagi tawa akupun malu..
Bagaimana ketika sedih yang mendera? Seperti saat ini.. Ah sudahlah tak perlu ku bahas..
Benar kata ayah dan ibu..
Aku seharusnya tak begitu meng anggap serius setiap perkataan mereka.. Cukup Allah saja yang menjadi tempat ku berbagi suka maupun duka..
Mereka hanyalah orang-orang yang mampu berucap tanpa mampu untuk menepati..
Kini hanya aku, perasaan dan ingatan ku yang kembali dirundung duka..
Hanya Allah sebagai tempat berlabuh dan sajadah tempat bersujud dihadapannya..
Berharap akan ada saatnya mereka kembali peduli seperti dahulu..
Setidaknya tak acuh membaca pesan pesan ku..
Semoga sedihku kali ini hanyalah firasatku yang salah tentang mereka..
Meskipun terdengar bodoh, kuharap mereka tetap akan ada dan menepati setiap janji yang mereka pernah ucap..
Janji takkan pernah berlalu, menemani, dan takkan membiarkan ku terluka kembali..
Semoga mereka tak lupa telah membatasi ruang gerak ku dengan kata manis berlabel tak ingin aku terluka kembali..
.
.
Salam dariku yang kini tak mendapat sapa lagi🍃